Aku perlu duduk dalam kuantum vakum,
Supaya setiap huruf,
Setiap ayat,
dan intepretasi yang aku sedang tuntuti
akan kekal sehingga menjelangnya exam esok.
Sungguh aku perlu halusinasi kepada diri sendiri,
tanpa mobil,
tanpa visual laptop
tanpa dengungan suara manja sang teman yang berbicara manja dengan kekasihnya.
FOKUS!
Sunday, March 8, 2009
Petang
O Rayleigh scatter,
Si pencetus fatamorgana tatkala matahari mula mengalah di ufuk barat.
Aku berterima kasih kepada kehebatanmu
Kerana menghasilkan petang yang cantik,
Warna merah dan jingga bertaburan di kaki-kaki langit dan burung mula bergentayangan di udara mencari tempat untuk beradu,
O aku harapkan kau bisa lebih panjang hayatnya,
Agar lagi lama aku boleh menatap merah jinggamu,
Agar lebih lama aku memuji kecantikkanmu!
Si pencetus fatamorgana tatkala matahari mula mengalah di ufuk barat.
Aku berterima kasih kepada kehebatanmu
Kerana menghasilkan petang yang cantik,
Warna merah dan jingga bertaburan di kaki-kaki langit dan burung mula bergentayangan di udara mencari tempat untuk beradu,
O aku harapkan kau bisa lebih panjang hayatnya,
Agar lagi lama aku boleh menatap merah jinggamu,
Agar lebih lama aku memuji kecantikkanmu!
Wednesday, January 7, 2009
Kalau saja
Kalau sajaku berani, mahu saja aku siat kulitmu untuk aku korek keluar isi jantungmu, dan aku perhamparkan di atas bumi untuk aku perlihatkan kebenaran yang kau cuba selindungkan.
Kalau saja aku berani, mahu saja kau belah otakmu dan seksakanmu dengan pisau belati yang maha tajam. Biar kau melalak memohon ampun maaf dariku untuk aku tangguhkan segala kekejamanku yang mencoba mengetahui kebenaran darimu.
Kalau saja,
Kalau saja,
Kalau saja,
Ah!
Kalau saja kau bisikkan kebenaran di telingaku, bukankah mudah!
Kalau saja aku berani, mahu saja kau belah otakmu dan seksakanmu dengan pisau belati yang maha tajam. Biar kau melalak memohon ampun maaf dariku untuk aku tangguhkan segala kekejamanku yang mencoba mengetahui kebenaran darimu.
Kalau saja,
Kalau saja,
Kalau saja,
Ah!
Kalau saja kau bisikkan kebenaran di telingaku, bukankah mudah!
Subscribe to:
Posts (Atom)